Suarasagunews.com.- Gubernur
Papua Lukas Enembe S.IP.MH mengajak seluruh pihak agar jangan pesimis terhadap
pelaksanaan ivent olahraga nasional empat tahunan yang di selenggarakan di
Papua pada tahun 2020 mendatang.
Namun Gubernur
mengajak seluruh pihak-pihak agar bersama-sama bergandengan tangan dengan
pemerintah Provinsi Papua untuk mensukseskan pelaksanaan PON XX Tahun 2020 di
Papua karena moment ini adalah bentuk perhatian pemerintah pusat bagi Papua.
Pada kesempatan
tersebut, Gubernur kembali mengajak para bupati dan tokoh politik agar tidak
pesimis untuk pelaksanaan PON di Papua.
“Siapa saja berhenti
bicara (pesimis). Sebab kapan lagi kita jadi tuan rumah. Mungkin 100 tahun kedepan. Sehingga saya minta berhenti bicara
tidak akan jadi, sebaliknya PON akan terlaksana di Papua,” ajaknya.
Menurut Lukas,
kepercayaan dari pemerintah pusat untuk menggelar PON di Papua, merupakan
momentum yang monumental. Sehingga kepercayaan ini mesti disambut baik oleh
semua pihak di Bumi Cenderawasih.
“Saya katakan ini
waktu yang paling tepat untuk menggelar PON. Karena sejak Indonesia merdeka
pada 1945, baru kali ini Papua akan menggelar PON. Apalagi selama ini Papua
hanya menjadi penyumbang atlet dan bertengger pada peringkat lima, enam dan
tujuh,” tegasnya.
Menurutnya,
terpilihnya Papua sebagai tuan rumah PON 2020 patut di apresiasi. Sebab untuk
menjadi tuan rumah tidak sederhana.
“Menjadi tuan PON
tidak gampang, karena harus bersaing dengan 33 provinsi di seluruh Indonesia,”
katanya lagi.
Diakuinya, untuk
menyelenggarakan ivent olahraga nasional empat tahunan tersebut. Harus didukung
dengan fasilitas olahraga yang memadai, untuk menyiapkan hal tersebut tentunya
membutuhkan biaya yang cukup besar.
“Untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut
dibutuhkan biaya yang tak sedikit. Termasuk akomodasi serta persiapan
pembangunan venue-venue,” jelasnya.

0 komentar:
Posting Komentar